Posted on

Pertanyaan mana yang lebih baik dalam memilih bimbel offline atau bimbel online terkadang membuat para orang tua menjadi dilema. Pada dasarnya bimbel dulu masih secara konvensional atau offline dimana anak harus datang langsung ke tempat kursus. Dengan adanya bimbel online tentu lebih memudahkan orang tua yang akan mendaftarkan anak di lembaga bimbel tersebut. Bimbel offline atau bimbel online memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. 

Perbedaan antara bimbel offline dan online 

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari lokasi bimbel. Jika bimbel offline atau biasa disebut bimbel konvensional mengharuskan anak untuk masuk ke kelas atau guru yang datang ke rumah sedangkan bimbel online anda tidak perlu hadir di kelas dan melakukan pembelajaran di rumah. Hal ini tentu berpengaruh pada biaya tambahan misalnya bimbel offline akan membutuhkan biaya transportasi tapi tidak dengan biaya internet sebaliknya bimbel online tidak memerlukan biaya transportasi tapi membutuhkan biaya internet untuk mengakses materi. 

Waktu 

Bimbel online akan lebih fleksibel karena lebih bisa diakses kapanpun dan dimanapun sesuai keinginan sedangkan untuk bimbel offline terkadang siswa akan bergantung pada jadwal tentor atau pengajarnya. Durasi belajar juga biasanya sudah disepakati. 

Interaksi sosial 

Perbedaan keduanya terletak pada bagaimana interaksi sosial anak. untuk bimbel online akan melakukan interaksi antar siswa lebih sedikit dikarenakan keterbatasan dalam penggunaan laptop, gadget atau lainnya sementara untuk bimbel offline, anak akan mendapatkan teman dan melihat langsung tentornya sehingga interaksi sosial yang didapatkan juga semakin banyak. Pengajar akan lebih paham tentang kemampuan anak dan karakter anak secara personal. 

Biaya bimbel 

Perbedaan antara kedua jenis bimbingan belajar ini dapat dilihat dari biaya yang akan dikeluarkan. Bimbel online bisa dikatakan lebih terjangkau daripada bimbel offline. Anda hanya akan mengeluarkan biaya bahkan tidak sampai Rp. 100.000 per bulan karena anak tidak membutuhkan fasilitas pendukung apapun kecuali gadget, laptop dan internet sedangkan bimbel offline lebih mahal dikarenakan fasilitas yang ditawarkan seperti AC, buku paket, modul, dan lainnya. 

Lingkup siswa 

Bimble offline lebih bisa menikmati kelas dan program belajar yang sudah disediakan dengan siswa yang juga sudah ditentukan sedangkan bimbel online akan sangat luas dan dapat diakses oleh siapapun dan dimanapun. 

Dari semua penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa keduanya memang memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Jadi, mana yang lebih baik dari bimbel online dan offline? Anda harus menjawab pertanyaan ini berdasarkan apa yang dibutuhkan anak dan disesuaikan dengan kemampuan anda sebagai orang tua seperti kemampuan finansial. Bimbel online lebih hemat dibandingkan bimbel offline tetapi interaksi sosial yang didapat juga sedikit. Jelas, hal ini akan menjadi kendala tersendiri untuk anak. Bimbel offline akan lebih banyak mengeluarkan biaya tambahan tetapi guru atau tentornya bisa lebih paham bagaimana kemampuan dan personality anak saat belajar. Perhatikan kekurangan dan kelebihan dari kedua jenis bimbel dan pilihkan yang paling sesuai dengan keinginan serta kebutuhan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *